Kicaubarito.com, Puruk Cahu – Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengajak seluruh kader dan masyarakat menjaga keamanan serta kedamaian daerah di tengah berbagai dinamika yang berkembang. Ia meminta masyarakat, khususnya pada momentum September, tidak mudah terpengaruh informasi provokatif yang dapat mengganggu kerukunan.
Pesan tersebut disampaikan Edy saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kabupaten Murung Raya di Gedung Dewan Adat Dayak (DAD) Murung Raya, Puruk Cahu, Minggu (20/9/2026). Dalam kesempatan itu, Edy menekankan pentingnya soliditas, kebersamaan, dan sinergi berbagai elemen untuk menjaga situasi Kalimantan Tengah tetap kondusif.
Jaga Kedamaian di Tengah Dinamika
Edy mengingatkan kader dan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama melalui media sosial. Ia mendorong masyarakat mengedepankan ketenangan, memperkuat komunikasi, serta menyelesaikan perbedaan secara bijaksana.
Menurutnya, kondisi daerah yang aman dan kondusif diperlukan agar pemerintah dan masyarakat dapat terus menjalankan pembangunan. Karena itu, ia mengajak kader Golkar mengambil bagian dalam menjaga stabilitas daerah dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Huma Betang Jadi Perekat Persatuan
Semangat menjaga kedamaian tersebut sejalan dengan nilai filosofi Huma Betang yang berkembang di Kalimantan Tengah. Nilai tersebut menekankan kehidupan bersama dalam keberagaman, saling menghormati, gotong royong, serta menjaga persaudaraan.
Edy menilai perbedaan pilihan, pandangan, maupun kepentingan tidak seharusnya memutus hubungan antarmasyarakat. Ia mendorong seluruh elemen daerah mempertahankan kebersamaan agar berbagai dinamika tidak berkembang menjadi konflik.
Golkar Perkuat Konsolidasi
Dalam Musda V Partai Golkar Murung Raya, Edy juga menekankan pentingnya memperkuat konsolidasi organisasi dan kebersamaan kader. Ia menyebut penyesuaian kondisi fiskal daerah menjadi salah satu tantangan yang perlu dihadapi melalui sinergi berbagai pihak.
Musda V sekaligus menjadi momentum evaluasi kepengurusan sebelumnya, penyusunan program kerja, serta pembentukan kepengurusan baru untuk periode lima tahun mendatang. Edy mengapresiasi pelaksanaan Musda yang berlangsung melalui musyawarah dan mufakat serta mendorong konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan segera diselesaikan.
Pesan menjaga kedamaian menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan persatuan di Kalimantan Tengah. Dengan mengedepankan nilai Huma Betang, masyarakat diharapkan dapat menyikapi perbedaan secara dewasa dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi memecah kerukunan.























