kicaubarito.com, Palangka Raya – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Taufik Saleh mengatakan inflasi inflasi gabungan di Kalteng pada Maret yang sebesar 0,50 persen salah satunya dipicu oleh kenaikan harga tiket pesawat.
“Inflasi Kalteng dipicu oleh kenaikan harga tiket pesawat, selain harga beras,” kata Taufik pada Sabtu, 8 April 2023.
Hal itu menurut Taufik terjadi lantaran tingginya permintaan pada angkutan udara di bulan Ramadan. “Peningkatan itu bisa dilihat dari meningkatnya jumlah penumpang udara sebesar 28,82 persen yang tidak seimbang dengan frekuensi penerbangan buan ini yang hanya 11,35 persen,” tuturnya.
Meski terjadi peningkatan, tapi inflasi bulan Maret 2023 tersebut tetap lebih rendah dibandingkan dengan pola historis inflasi periode Ramadan, karena pada April 2022 tercatat sebesar 0,97 persen dan pada Maret 2022 sebesar 0,79 persen.
Dengan perkembangan tersebut, lanjut Taufik, inflasi gabungan Kalteng pada Maret 2023 secara tahunan melandai menjadi 5,62 persen dari bulan Februari 2023 yang mencapai 5,93 persen.
“Pencapaian ini tidak terlepas dari sinergi yang erat dari berbagai pihak dalam TPID, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalteng, yang menunjukkan perhatian besar dalam melakukan langkah-langkah pengendalian inflasi,” tuturnya lagi.























