30, Mei, 2026
https://kicaubarito.com/home-1/
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Prov. Kalimantan Tengah
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
    • Palangka Raya
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Prov. Kalimantan Tengah
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
    • Palangka Raya
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
https://kicaubarito.com/home-1/
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Masa Transisi Kepemimpinan dari Jokowi ke Prabowo: Menjaga Stabilitas di Tengah Pengaruh Eksternal

Rama Pratama by Rama Pratama
2 tahun ago
in NASIONAL
0
Masa Transisi Kepemimpinan dari Jokowi ke Prabowo: Menjaga Stabilitas di Tengah Pengaruh Eksternal

Transisi Kepemimpinan

0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KICAUBARITO.COM – Masa transisi kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Prabowo Subianto membawa harapan baru bagi masyarakat Indonesia, namun di balik proses tersebut tersimpan ancaman serius yang perlu diwaspadai: perang proxy. Ketika dua kekuatan besar bersaing untuk memperkuat pengaruh mereka di Asia Tenggara, Indonesia, sebagai negara demokrasi terbesar di kawasan, berisiko menjadi medan pertempuran perang proxy melalui aktor-aktor lokal yang dimanfaatkan untuk kepentingan geopolitik asing.

Perang proxy adalah strategi di mana kekuatan asing menggunakan pihak ketiga, baik negara, kelompok politik, atau individu, untuk mencapai tujuan strategis mereka tanpa terlibat langsung. Dalam konteks transisi kepemimpinan di Indonesia, perang proxy bisa muncul melalui upaya pengaruh asing untuk memanfaatkan momen ini demi mendorong agenda ekonomi, politik, atau militer mereka.

Masa transisi kekuasaan adalah periode yang sangat rentan terhadap infiltrasi politik. Saat kebijakan berubah dan tatanan baru terbentuk, ada risiko kelompok-kelompok kepentingan asing mencoba memengaruhi proses ini. Mereka dapat melibatkan diri dalam kontestasi kekuasaan di balik layar, baik melalui dukungan finansial, media, atau lobi politik, dengan tujuan mengarahkan arah kebijakan pemerintahan baru sesuai dengan agenda mereka.

Seiring dengan masuknya Prabowo Subianto sebagai Presiden terpilih, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan kedaulatan politiknya. Prabowo, dengan latar belakang militer yang kuat, menghadirkan janji untuk memperkuat pertahanan nasional dan menjaga ketahanan ekonomi Indonesia. Namun, di tengah peningkatan persaingan antara kekuatan besar, seperti Amerika Serikat dan China, Indonesia bisa menjadi target bagi kepentingan asing yang ingin memanfaatkan transisi ini sebagai kesempatan untuk memperkuat pengaruh mereka di Asia Tenggara.

Salah satu cara yang mungkin digunakan dalam perang proxy adalah melalui pengaruh terhadap kebijakan ekonomi dan pertahanan Indonesia. Kekuatan asing mungkin berusaha memengaruhi kebijakan ekonomi dengan menawarkan investasi besar atau proyek infrastruktur yang tampaknya menguntungkan, namun di baliknya tersimpan agenda jangka panjang yang bisa merugikan kedaulatan ekonomi Indonesia. Selain itu, pengaruh terhadap kebijakan pertahanan bisa muncul melalui aliansi militer atau pembelian peralatan pertahanan yang datang dengan ketergantungan teknologi dan politis yang berisiko.

Selain itu, disinformasi dan propaganda digital juga merupakan instrumen utama perang proxy di era modern. Aktor-aktor eksternal bisa menggunakan media sosial dan platform digital untuk menyebarkan narasi yang dapat memperkeruh situasi politik, menciptakan ketidakpercayaan, atau bahkan memecah belah masyarakat. Dalam masa transisi ini, platform digital bisa menjadi ladang subur bagi kekuatan eksternal untuk memanfaatkan ketidakpastian politik dan memperkuat posisi mereka melalui disinformasi yang terencana.

Salah satu contoh nyata dari ancaman perang proxy ini adalah meningkatnya polarisasi politik yang dapat diperburuk oleh aktor-aktor eksternal. Jika kepentingan asing berhasil mendorong narasi tertentu melalui media atau elite politik lokal yang memiliki afiliasi internasional, transisi kekuasaan yang seharusnya berjalan damai bisa berubah menjadi ajang konflik internal. Polarisasi yang sengaja dipicu dapat menciptakan ketegangan antara kelompok pendukung Jokowi dan Prabowo, memperlemah stabilitas politik Indonesia, dan membuka ruang bagi kekuatan asing untuk mengambil keuntungan.

Untuk melawan ancaman perang proxy dalam masa transisi ini, pemerintah Indonesia, baik yang lama maupun yang baru, harus secara aktif menjaga integritas proses transisi. Kolaborasi yang baik antara tim transisi Presiden Jokowi dan Presiden terpilih Prabowo sangat penting untuk memastikan bahwa kebijakan strategis tidak disusupi oleh pengaruh asing. Badan-badan intelijen dan keamanan nasional juga harus memperkuat pengawasan terhadap aktor-aktor yang mencoba memanfaatkan situasi politik ini untuk mengganggu stabilitas.

Di sisi lain, peran masyarakat dalam menjaga kedaulatan nasional juga tidak kalah penting. Masyarakat perlu terus meningkatkan literasi politik dan digital agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang mungkin dibentuk oleh kekuatan asing. Kesadaran akan ancaman perang proxy di era modern harus menjadi bagian dari edukasi politik yang lebih luas, sehingga publik bisa lebih waspada terhadap setiap upaya yang berpotensi mengancam kedaulatan demokrasi.

Kesimpulannya, masa transisi dari Jokowi ke Prabowo Subianto menghadirkan tantangan besar bagi Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan politiknya di tengah meningkatnya persaingan global. Ancaman perang proxy nyata dan perlu dihadapi dengan kewaspadaan tinggi, kerja sama lintas sektor, dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga integritas demokrasi dan stabilitas nasional. Dalam menghadapi perang proxy, kekuatan Indonesia terletak pada persatuan dan kemampuan untuk menolak segala bentuk intervensi yang merugikan kedaulatan bangsa.

*OPINI PENULIS

WBS Pro
Previous Post

Tokoh Pemuda Kab. Seruyan Apresiasi Jokowi Atas Pembangunan dan Kemajuan Selama Dua Periode

Next Post

Kontestasi Pilkada 2024: Menjaga Demokrasi dari Pengaruh Eksternal

Related Posts

Hari Kebangkitan Nasional 2026: Prof. Khairil Anwar Tekankan Pancasila Sebagai Payung Nilai Keagamaan dan Kebangsaan
NASIONAL

Hari Kebangkitan Nasional 2026: Prof. Khairil Anwar Tekankan Pancasila Sebagai Payung Nilai Keagamaan dan Kebangsaan

Mei 29, 2026
Pemprov Kalteng Gandeng Kementan Perkuat SDM Pertanian Melalui Pendidikan Vokasi
NASIONAL

Pemprov Kalteng Gandeng Kementan Perkuat SDM Pertanian Melalui Pendidikan Vokasi

Mei 29, 2026
Demokrasi Sehat Saat Pemakzulan Tidak Menjadi Kehendak Mayoritas
NASIONAL

Demokrasi Sehat Saat Pemakzulan Tidak Menjadi Kehendak Mayoritas

Mei 29, 2026
Stabilitas Politik Dijaga, Mayoritas Rakyat Tak Menghendaki Pemakzulan Presiden dan Wakil Presiden
NASIONAL

Stabilitas Politik Dijaga, Mayoritas Rakyat Tak Menghendaki Pemakzulan Presiden dan Wakil Presiden

Mei 29, 2026
Serikat Buruh Kalteng Ajak Peringatan May Day 2026 Digelar Tanpa Aksi Demonstrasi
NASIONAL

Serikat Buruh Kalteng Ajak Peringatan May Day 2026 Digelar Tanpa Aksi Demonstrasi

April 29, 2026
DPRD Palangka Raya Serukan May Day 2026 Aman dan Kondusif
NASIONAL

DPRD Palangka Raya Serukan May Day 2026 Aman dan Kondusif

April 29, 2026
Pemerintah Mendukung Program Koperasi Desa Merah Putih, Sukamara Perkuat Ekonomi Desa Meski Hadapi Kendala
NASIONAL

Pemerintah Mendukung Program Koperasi Desa Merah Putih, Sukamara Perkuat Ekonomi Desa Meski Hadapi Kendala

April 29, 2026
Pemerintah Mendukung Program Koperasi Desa Merah Putih, DPRD Palangka Raya Dorong Inovasi dan Profesionalisme Pengelolaan
NASIONAL

Pemerintah Mendukung Program Koperasi Desa Merah Putih, DPRD Palangka Raya Dorong Inovasi dan Profesionalisme Pengelolaan

April 29, 2026
Pemerintah Mendukung Program Koperasi Desa Merah Putih, Lamandau Catat Progres Tertinggi di Kalteng
Lamandau

Pemerintah Mendukung Program Koperasi Desa Merah Putih, Lamandau Catat Progres Tertinggi di Kalteng

April 29, 2026
Pemerintah Mendukung Program Koperasi Desa Merah Putih, Kolaborasi UMKM Dorong Ekonomi Lokal Palangka Raya
NASIONAL

Pemerintah Mendukung Program Koperasi Desa Merah Putih, Kolaborasi UMKM Dorong Ekonomi Lokal Palangka Raya

April 29, 2026
Next Post
Masa Transisi Kepemimpinan dari Jokowi ke Prabowo: Menjaga Stabilitas di Tengah Pengaruh Eksternal

Kontestasi Pilkada 2024: Menjaga Demokrasi dari Pengaruh Eksternal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harmoni Bangsa Pasca Pemilu 2024: Melibatkan Keberagaman Menuju Masa Depan Bersatu

Harmoni Bangsa Pasca Pemilu 2024: Melibatkan Keberagaman Menuju Masa Depan Bersatu

Februari 27, 2024
Menjaga Keharmonisan Pasca Pemilihan Umum Indonesia

Menjaga Keharmonisan Pasca Pemilihan Umum Indonesia

Februari 28, 2024
Berbeda Pandangan Politik Hanya Sesaat, Persatuan dan Kesatuan Indonesia Selamanya

Berbeda Pandangan Politik Hanya Sesaat, Persatuan dan Kesatuan Indonesia Selamanya

Februari 28, 2024
Pemilu Damai: Menyemai Harapan untuk Masa Depan Bangsa

Pemilu Damai: Menyemai Harapan untuk Masa Depan Bangsa

Februari 28, 2024
DPRD Kalteng Tanggapi Persoalan Konflik Antara Masyarakat dan PT IMK di Murung Raya

DPRD Kalteng Tanggapi Persoalan Konflik Antara Masyarakat dan PT IMK di Murung Raya

0
Evaluasi Konflik Antara Masyarakat dan PT IMK

Evaluasi Konflik Antara Masyarakat dan PT IMK

0
Warga Bali WFH dan Sekolah Online Selama KTT G20

Warga Bali WFH dan Sekolah Online Selama KTT G20

0
39 Tamu Penting Jokowi Hadiri KTT G20 Bali, Siapa Saja?

39 Tamu Penting Jokowi Hadiri KTT G20 Bali, Siapa Saja?

0
Hari Kebangkitan Nasional 2026: Prof. Khairil Anwar Tekankan Pancasila Sebagai Payung Nilai Keagamaan dan Kebangsaan

Hari Kebangkitan Nasional 2026: Prof. Khairil Anwar Tekankan Pancasila Sebagai Payung Nilai Keagamaan dan Kebangsaan

Mei 29, 2026
Pemprov Kalteng Gandeng Kementan Perkuat SDM Pertanian Melalui Pendidikan Vokasi

Pemprov Kalteng Gandeng Kementan Perkuat SDM Pertanian Melalui Pendidikan Vokasi

Mei 29, 2026
Demokrasi Sehat Saat Pemakzulan Tidak Menjadi Kehendak Mayoritas

Demokrasi Sehat Saat Pemakzulan Tidak Menjadi Kehendak Mayoritas

Mei 29, 2026
Stabilitas Politik Dijaga, Mayoritas Rakyat Tak Menghendaki Pemakzulan Presiden dan Wakil Presiden

Stabilitas Politik Dijaga, Mayoritas Rakyat Tak Menghendaki Pemakzulan Presiden dan Wakil Presiden

Mei 29, 2026

Berita Terakhir

Hari Kebangkitan Nasional 2026: Prof. Khairil Anwar Tekankan Pancasila Sebagai Payung Nilai Keagamaan dan Kebangsaan

Hari Kebangkitan Nasional 2026: Prof. Khairil Anwar Tekankan Pancasila Sebagai Payung Nilai Keagamaan dan Kebangsaan

Mei 29, 2026
Pemprov Kalteng Gandeng Kementan Perkuat SDM Pertanian Melalui Pendidikan Vokasi

Pemprov Kalteng Gandeng Kementan Perkuat SDM Pertanian Melalui Pendidikan Vokasi

Mei 29, 2026
Demokrasi Sehat Saat Pemakzulan Tidak Menjadi Kehendak Mayoritas

Demokrasi Sehat Saat Pemakzulan Tidak Menjadi Kehendak Mayoritas

Mei 29, 2026
Stabilitas Politik Dijaga, Mayoritas Rakyat Tak Menghendaki Pemakzulan Presiden dan Wakil Presiden

Stabilitas Politik Dijaga, Mayoritas Rakyat Tak Menghendaki Pemakzulan Presiden dan Wakil Presiden

Mei 29, 2026

Ikut Kami

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • EKONOMI
  • Gunung Mas
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kesehatan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • NASIONAL
  • Olahraga
  • Palangka Raya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Prov. Kalimantan Tengah
  • Pulang Pisau
  • Sepak Bola
  • Seruyan
  • SOSIAL
  • Sukamara
  • TEKNOLOGI
  • Uncategorized

Berita Baru

Hari Kebangkitan Nasional 2026: Prof. Khairil Anwar Tekankan Pancasila Sebagai Payung Nilai Keagamaan dan Kebangsaan

Hari Kebangkitan Nasional 2026: Prof. Khairil Anwar Tekankan Pancasila Sebagai Payung Nilai Keagamaan dan Kebangsaan

Mei 29, 2026
Pemprov Kalteng Gandeng Kementan Perkuat SDM Pertanian Melalui Pendidikan Vokasi

Pemprov Kalteng Gandeng Kementan Perkuat SDM Pertanian Melalui Pendidikan Vokasi

Mei 29, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2023 kicaubarito.com - Akurat, Cepat dan Terpercaya. Design by kicaubarito.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Prov. Kalimantan Tengah
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
    • Palangka Raya
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • TEKNOLOGI

© 2023 kicaubarito.com - Akurat, Cepat dan Terpercaya. Design by kicaubarito.com.