Kicaubarito.com, Puruk Cahu – Bupati Murung Raya, Heriyus, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu menyesatkan yang beredar di tengah maraknya aksi demonstrasi di berbagai daerah. Ia menekankan pentingnya menjaga kondusifitas serta meningkatkan kewaspadaan terhadap hoaks yang berpotensi merusak persatuan.
Masyarakat Diminta Perkuat Kewaspadaan
Pesan itu disampaikan Heriyus saat melepas peserta Pawai Seleksi Tilawatil Quran (STQ) di gerbang Masjid Al-Istiqlal Puruk Cahu, Rabu (3/9). Ia menegaskan, suasana aman merupakan kunci kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Bupati juga meminta aparat keamanan, camat, lurah, kepala desa, hingga RT dan RW memperkuat koordinasi serta menjaga wilayah masing-masing.
Heriyus menilai, derasnya arus informasi digital sering dimanfaatkan pihak tertentu untuk menyebarkan kabar palsu. Karena itu, ia mendorong masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial dengan prinsip saring sebelum sharing.
Pemimpin Wilayah dan Tokoh Masyarakat Berperan
Menurut Bupati, tokoh masyarakat serta pemimpin wilayah memiliki peran penting memberi pemahaman kepada warga agar tidak mudah terpengaruh isu provokatif. Ia menegaskan, camat, lurah, kepala desa, hingga RT dan RW harus aktif menjaga lingkungan agar tidak memberi celah bagi provokator.
Pos Jaga Lingkungan Harus Aktif
Heriyus juga mendorong agar pos keamanan lingkungan kembali difungsikan secara maksimal. Ia menilai keberadaan pos jaga bukan hanya simbol keamanan, tetapi sarana kebersamaan dan kontrol sosial untuk mendeteksi gerakan mencurigakan sejak dini.
“Jika pos jaga berfungsi dengan baik, gangguan kecil bisa segera diatasi sebelum berkembang menjadi masalah besar. Ini demi kenyamanan kita bersama,” tegasnya.
Ia pun mengajak tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga organisasi kemasyarakatan untuk terlibat aktif menjaga kedamaian di Murung Raya. Menurutnya, persatuan masyarakat adalah kunci agar tidak ada ruang bagi pihak yang ingin mengganggu ketenteraman daerah.
























