Palangka Raya – Ketua Tanfidziah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Palangka Raya, M. Syahrun, menyampaikan apresiasi terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo selama satu dekade terakhir. Menurutnya, pemerintahan Jokowi telah menunjukkan prestasi luar biasa, terutama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia.
“Selama 10 tahun terakhir, kerukunan umat beragama di Indonesia berjalan sangat kondusif. Pemerintah, melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), berhasil memfasilitasi pembangunan rumah ibadah bagi setiap pemeluk agama,” ungkap M. Syahrun.
Tidak hanya itu, M. Syahrun juga menekankan bahwa pemerintah mampu menyelesaikan berbagai permasalahan yang timbul di antara agama-agama. Hal ini, menurutnya, merupakan salah satu prestasi besar yang jarang ditemui di masa pemerintahan sebelumnya.
“Pemerintah turut serta membantu penyelesaian di setiap agama, serta menyediakan anggaran untuk pembinaan kerukunan antarumat. Anggaran ini sangat luar biasa dan terasa hingga ke Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Syahrun juga menjelaskan bahwa model kerukunan umat beragama yang dibangun selama pemerintahan Jokowi ini bisa menjadi contoh bagi pemerintahan berikutnya. Menurutnya, upaya pemerintah dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama menjadi salah satu keberhasilan penting di era kepemimpinan Jokowi.
“Dari segi pembinaan, kita di Kalimantan Tengah juga sangat merasakan manfaatnya. Ini adalah salah satu keberhasilan yang patut dicatat dari 10 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi,” tutup M. Syahrun.
Kerukunan antarumat beragama menjadi salah satu pilar penting dalam kehidupan berbangsa di Indonesia, dan pemerintahan Jokowi dinilai mampu menjaga dan memfasilitasi harmoni tersebut dengan baik, menjadikannya teladan bagi keberlanjutan perdamaian di tanah air.























