Palangka Raya – Jhon Retei Alfri Sandi, seorang akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Palangka Raya (FISIP UPR) sekaligus pengamat politik di Provinsi Kalimantan Tengah, menyampaikan apresiasinya terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo selama dua periode terakhir. Menurutnya, masyarakat Indonesia merasakan banyak perubahan signifikan melalui kebijakan pembangunan yang diterapkan oleh Jokowi dan wakilnya.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden atas lompatan-lompatan kebijakan yang berdampak besar selama dua periode pemerintahan mereka. Salah satu yang paling dirasakan adalah pembangunan di desa-desa, sejalan dengan program Nawacita yang menargetkan percepatan pembangunan desa,” ungkap Jhon Retei.
Jhon menyoroti salah satu program unggulan Presiden Jokowi, yaitu program “Satu Desa Satu Miliar”. Menurutnya, program ini memiliki dampak yang besar dalam mendorong pembangunan di desa-desa yang sebelumnya sulit berkembang karena keterbatasan anggaran di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi.
“Program ini sangat menarik karena membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu fokus utamanya adalah penyediaan infrastruktur yang selama ini belum bisa dilaksanakan secara optimal melalui anggaran daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Jhon menjelaskan bahwa kebijakan ini telah memfasilitasi pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi untuk mempercepat pembangunan, khususnya dalam penyediaan infrastruktur penting di desa-desa. Program tersebut dinilai sukses mengatasi kendala yang dihadapi oleh pemerintah daerah dalam mengoptimalkan anggaran pembangunan.
“Dengan adanya program satu miliar per desa ini, desa-desa dapat lebih maju dan masyarakat desa merasakan peningkatan kesejahteraan yang nyata. Infrastruktur yang sebelumnya tidak bisa dibangun kini sudah terwujud berkat program ini,” tuturnya.
Program “Satu Desa Satu Miliar” merupakan bagian dari visi besar Jokowi untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah pedesaan yang kerap tertinggal. Menurut Jhon, keberhasilan program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong kemajuan desa-desa di seluruh Indonesia, termasuk di Kalimantan Tengah.























