kicaubarito.com, Prov. Kalimantan Tengah – Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan penyebab nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS. Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan hari ini, rupiah mencapai Rp 15.933 per dolar AS atau melemah 61,00 poin (0,38 persen).
Sri Mulyani mengatakan, penguatan dolar AS terjadi di hampir seluruh negara berkembang. Penyebabnya adalah kenaikan suku bunga di AS hingga pelemahan ekonomi China, alhasil aliran modal asing kembali ke negara asalnya, yakni AS.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan penyebab nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS. Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan hari ini, rupiah mencapai Rp 15.933 per dolar AS atau melemah 61,00 poin (0,38 persen).
Sri Mulyani mengatakan, penguatan dolar AS terjadi di hampir seluruh negara berkembang. Penyebabnya adalah kenaikan suku bunga di AS hingga pelemahan ekonomi China, alhasil aliran modal asing kembali ke negara asalnya, yakni AS.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan penyebab nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS. Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan hari ini, rupiah mencapai Rp 15.933 per dolar AS atau melemah 61,00 poin (0,38 persen).
Sri Mulyani mengatakan, penguatan dolar AS terjadi di hampir seluruh negara berkembang. Penyebabnya adalah kenaikan suku bunga di AS hingga pelemahan ekonomi China, alhasil aliran modal asing kembali ke negara asalnya, yakni AS.
Selain itu, Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tersebut juga akan terus memantau stabilitas di sektor keuangan, perbankan, pasar modal, hingga lembaga keuangan bukan bank, termasuk pergerakan modal asing atau capital flow di instrumen Surat Berharga Nasional (SBN) maupun saham.
“Mereka (The Fed) memberikan signal atau dibaca oleh market bahwa higher for longer akan terjadi dan ini yang menyebabkan banyak terjadinya capital flowing back ke AS, menyebabkan dolar indeks menguat di 106, Pak Gubernur (Gubernur BI Perry Warjiyo) mengatakan sebelumnya di 93. Berarti dolar menguat secara global,” tambahnya.
























