Pemerintah Kabupaten Sukamara terus mengintensifkan upaya penguatan ekonomi masyarakat melalui program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Bupati Sukamara, Masduki, menargetkan pembangunan 27 koperasi dari total 32 desa dan kelurahan yang ada di wilayah tersebut.
Meski menunjukkan progres yang cukup positif, masih terdapat lima desa yang belum dapat memulai pembangunan koperasi. Kendala yang dihadapi umumnya berkaitan dengan aspek administratif dan teknis, terutama belum terpenuhinya persyaratan jumlah penduduk minimum sebagai syarat pendirian koperasi.
Masduki menjelaskan bahwa faktor demografis menjadi salah satu hambatan utama di sejumlah desa. Namun demikian, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh desa tetap terakomodasi dalam program ini.
Pemkab Sukamara akan terus melakukan pendampingan secara intensif serta mencari solusi teknis agar pembangunan koperasi dapat menjangkau seluruh wilayah. Langkah ini diambil guna menjamin pemerataan akses ekonomi bagi masyarakat.
Melalui program ini, pemerintah optimistis struktur ekonomi di tingkat desa akan semakin kokoh. Koperasi diharapkan mampu menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi lokal. Dengan target yang terukur, sinergi antara pemerintah dan masyarakat diyakini dapat mempercepat realisasi KDMP sebagai pilar ekonomi daerah.
























