Palangka Raya – Ketua Tandak Bakumpai Bansai Raya (TBBR) Kota Palangka Raya, Ramang, menyoroti pentingnya kesinambungan pembangunan di Kalimantan Tengah, khususnya dengan semakin dekatnya pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, generasi penerus harus melanjutkan upaya pembangunan yang telah dimulai, terutama di bidang pendidikan, komunikasi, dan akses infrastruktur darat, yang dinilai masih memerlukan perhatian lebih.
“Masalah sampah di pelosok-pelosok juga semakin meresahkan dan perlu ditangani dengan serius. Selain itu, pendidikan dan komunikasi harus terus ditingkatkan, khususnya di daerah pedalaman Kalimantan,” ujar Ramang. Ia menambahkan bahwa akses darat yang lebih baik sangat diperlukan, terutama untuk membuka keterisolasian di sejumlah wilayah.
Ramang juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana desa, yang dinilai masih kurang memadai. “Pengelolaan dana desa yang kurang transparan sangat memprihatinkan, dan ini harus menjadi perhatian serius ke depannya,” katanya.
Dengan IKN yang semakin dekat di Kalimantan Tengah, Ramang menyerukan agar masyarakat Dayak siap berperan aktif dalam menyambut perubahan besar ini. “Kita sebagai masyarakat Dayak harus lebih siap menghadapi IKN. Meski begitu, apa pun kebijakan pemerintah, kita akan mendukungnya dengan tegas, karena dukungan terhadap NKRI adalah harga mati bagi kita,” tegas Ramang.
Pernyataan Ramang ini menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam proses pembangunan nasional, terutama dalam menghadapi tantangan dan peluang yang muncul dari kehadiran IKN di Kalimantan.























