kicaubarito.com, Palangka Raya – Sejumlah pemuda dan masyarakat di Kalimantan Tengah (Kalteng), kompak mendeklarasikan menolak Politik Identitas yang selama ini sudah terpolarisasi.
Ketua Rampai Nusantara, Kalteng, Muhammad Ryan Hidayat yang memimpin deklarasi menuturkan, Politik Identitas sangat berbahaya bagi demokrasi, dapat menimbulkan gesekan perpecahan.
“Menolak segala bentuk politisasi suku, ras, agama dan antar golongan di Bumi Tambun Bungai khususnya,” katanya kepada kicaubarito.com, Rabu (15/3/2023).
Selain itu mereka mengajak seluruh elemen berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2024 mendatang, yang bakal dilaksakanan 14 Februari tepat di hari kasih sayang atau valentine.
“Mengajak seluruh stakeholder dan pemangku kebijakan untuk bergandeng tangan dalam rangka mensukseskan Pemilu 2024 di Kalteng,” ujarnya.
Deklarasi tersebut digelar usai melakukan diskusi publik di Universitas Palangkaraya, mengundang KPU Kalteng dan stakeholder terkait sebagai pemateri.
Pantau kicaubarito.com, terlihat puluhan pemuda sudah berkumpul pukul 13.00 WIB di Tugu Soekarno, Palangakaraya untuk melakukan deklarasi.
Membentangkan spaduk yang bertulis menolak segala bentuk Politik Identitas yang dapat memecah persatuan bangsa.
“Harapannya agar Pemilu 2024 berjalan lancar. Tidak ada gejolak yang mengganggu keamanan publik. Berbeda pilihan itu biasa, justru untuk merekatkan persatuan,” ujarnya. (*)























