Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar asistensi teknis pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna memperkuat kinerja dan meningkatkan transparansi perusahaan daerah. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Barito Timur pada Rabu, 4 Juni 2025, dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai PDAM se-Barito Timur.
Asistensi dipimpin oleh Asisten II Sekretariat Daerah Barito Timur, Amrullah, yang juga menyampaikan sambutan tertulis dari Penjabat Sekretaris Daerah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam serta narasumber dari Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Tengah.
“Kita ingin memastikan PDAM Tirta Janang dan BUMD lainnya dapat memberikan pelayanan maksimal sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah,” tegas Amrullah.
Salah satu sorotan utama dalam asistensi adalah penerapan aplikasi E-BUMD, sebagai bagian dari kebijakan nasional Satu Data Indonesia. Aplikasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem pelaporan dan mempercepat integrasi data antar level pemerintahan. Dengan begitu, pengambilan keputusan berbasis data dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat.
“Melalui E-BUMD, pelaporan akan menjadi lebih tepat waktu dan akuntabel,” tambah Amrullah.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan profesionalisme dalam pengelolaan BUMD agar tidak menjadi beban fiskal bagi daerah. Dalam forum tersebut turut dibahas rencana pendirian BUMD baru bernama PERUMDA Nansarunai yang akan bergerak di sektor-sektor strategis seperti jembatan, pelabuhan, serta pengawasan sumber daya minyak.
Pembentukan BUMD ini dinilai sebagai langkah antisipatif untuk mendorong efisiensi pengelolaan dan menjawab tantangan pembangunan daerah secara lebih terarah.
























