Kuala Kurun – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang tinggal sembilan hari lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan teknis menjelang pemungutan suara untuk memilih gubernur dan wakil gubernur, serta bupati dan wakil bupati.
Simulasi yang digelar di TPS-7 ini dihadiri Penjabat Bupati Gumas Herson B Aden, Komisioner Bawaslu Provinsi Kalteng Beni Satia, Ketua PN Galih Bawono, Kapolres Gumas AKBP Theodorus, Pabung 1016/Plk Letkol M Abadi, Ketua KPU Gumas Elfrinst G Tumon, serta Sekretaris Desk Pilkada Sugiarto dan sejumlah pejabat lainnya.
“Simulasi ini dilakukan dengan petugas yang sebenarnya, untuk memberikan gambaran pelaksanaan di TPS secara riil, termasuk proses penghitungan suara,” kata Ketua KPU Gumas Elfrinst G Tumon, Senin (18/11).
Simulasi ini diharapkan dapat membantu KPU Gumas mengidentifikasi potensi kekurangan menjelang hari pencoblosan. Dengan demikian, solusi dapat disiapkan agar pelaksanaan berjalan lancar sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Pada Pilkada ini, KPU Gumas akan menggunakan dua kotak suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta bupati dan wakil bupati secara serentak.
“Dua kotak suara tersebut digunakan sesuai jenis pemilihan. Prosesnya tetap mengikuti mekanisme DPT, DPK, dan DPTb dengan syarat pemilih yang sama,” tambah Elfrinst.
Selain itu, KPU Gumas juga terus mengevaluasi kinerja KPPS yang baru saja dilantik, guna memastikan kesiapan mereka dalam melaksanakan tugas pada hari pemungutan suara. Simulasi ini diharapkan memberikan pemahaman menyeluruh kepada seluruh petugas TPS agar Pilkada berjalan dengan baik dan tanpa kendala.
























