kicaubarito.com, Tamiang Layang – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca Kabupaten Barito Timur untuk tanggal 17-19 April 2023. Informasi cuaca tersebut menggambarkan kondisi curah hujan yang semakin berkurang.
“Untuk tanggal Senin, 17 April tidak ada potensi hujan sedang hingga lebat di seluruh wilayah Barito Timur,” ungkap Kepala Stasiun Metereologi Kelas IV Sanggu Nur Setiawan. Minggu, 16 April 2023.
Selanjutnya pada tanggal 18 April juga tidak ada potensi hujan sedang hingga lebat di seluruh wilayah Barito Timur. Artinya, curah hujan dapat saja terjadi di beberapa wilayah namun dengan intensitas rendah.
“Kemudian pada Rabu, 19 April wilayah dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang yaitu Kecamatan Pematang Karau, Dusun Tengah, Paju Epat, Awang, Patangkep Tutui, Benua Lima dan Kecamatan Dusun Timur,” imbuh Nur Setiawan.
BMKG juga memprediksi awal musim kemarau di Barito Timur terjadi pada Dasarian II (10 hari kedua) bulan Juni yang meliputi Kecamatan Awang, Benua Lima, Dusun Tengah, Dusun Timur, Karusen Janang, Paju Epat, Paku, Patangkep Tutui, Pematang Karau dan Kecamatan Raren Batuah. Sedangkan puncak musim kemarau diprakirakan terjadi pada bulan September.
Menghadapi peralihan musim, Nur Setiawan mengingatkan agar mewaspadai cuaca ekstrem seperti panas yang meningkat, kekeringan dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
“Pemerintah daerah dan masyarakat di daerah rawan kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan pada saat periode puncak musim kemarau,” ujarnya.
Pada wilayah dengan periode musim kemarau yang tiba lebih awal, lanjut Nur Setiawan, perlu adanya langkah-langkah penyesuaian di sektor pertanian seperti penggunaan teknologi irigasi modern, konservasi air dan penanaman tanaman yang tahan kekeringan.
“Diimbau juga agar masyarakat Barito Timur dan stakeholder terkait selalu memperbaharui informasi cuaca dan iklim melalui berbagai media diseminasi BMKG,” pesannya.
























